Pendidikan

Pengertian dan Contoh Teks Eksposisi – Materi Bahasa Indonesia Kelas 10

Sobat Nomortogelhariini pernah menemukan nggak sebuah paragraf yang di dalamnya terdapat teks berisi fakta dan informasi? Nah, ternyata, teks tersebut termasuk jenis teks eksposisi, lho! Teks yang satu ini merupakan materi Bahasa Indonesia kelas 10 dan akan dibahas dalam artikel ini.

Sebelumnya, gue udah menyinggung pembahasan terkait teks eksplanasi. Seperti yang udah elo pahami, teks eksplanasi itu merupakan sebuah teks yang berisi penjelasan terkait fenomena alam, sosial, budaya, dan lain-lain.

Nah, lain halnya dengan jenis teks tersebut, teks eksposisi justru akan menguak beragam data informasi yang penting untuk diketahui oleh para pembaca.

Menonton: Pengertian dan Contoh Teks Eksposisi – Materi Bahasa Indonesia Kelas 10

Sebenarnya, apakah yang dimaksud dengan teks eksposisi? Apa saja ciri-ciri dan contoh teks eksposisi itu sendiri?

Tanpa basa-basi lagi, yuk, simak artikel ini sampai selesai!

Apa Itu Teks Eksposisi?

Contoh Teks Eksposisi
Thesis

Sistem ekonomi campuran adalah suatu sistem ekonomi yang mencampurkan dua atau lebih sistem ekonomi. Pada umumnya, sistem ekonomi yang dicampurkan adalah sistem ekonomi liberal dan sistem ekonomi komando. 

Sistem ekonomi campuran membuat pemerintah dan swasta memiliki peran yang sama-sama penting dalam menggerakan perekonomian. Sistem ekonomi ini digunakan untuk menutupi kekurangan sistem ekonomi satu dan yang lainnya.

Kebebasan individu dalam melakukan kegiatan ekonomi diakui pada sistem ekonomi ini meski intervensi pemerintah tetap diperlukan agar kegiatan ekonomi dapat memberi manfaat bagi masyarakat.

Penjelasan argumen

Negara yang menganut sistem ekonomi campuran secara historis, negara-negara yang menggunakan sistem ekonomi campuran adalah negara yang pada perang dunia ke II tidak berpihak ke blok barat (Amerika Serikat) maupun blok timur (Uni Soviet).

Beberapa negara tersebut antara lain adalah:

Indonesia

Sistem ekonomi yang digunakan di Indonesia disebut dengan sistem ekonomi Pancasila. Sistem ekonomi ini merupakan gabungan dari sistem ekonomi liberal dan komando dengan menjunjung tinggi asas-asas pada Pancasila. Sistem ekonomi Pancasila ini juga sesuai dengan amanat UUD 1945 pasal 33 yang terkait dengan sistem ekonomi.

India

Pada awal kemerdekaannya, India menggunakan sistem ekonomi yang condong pada sosialis dengan mengacu pada kebijakan yang bersifat sosial-demokratis. Namun, hal ini menyebabkan lambatnya pertumbuhan dan maraknya korupsi pada pemerintahan India. Hingga pada tahun 1991, India melakukan liberalisasi ekonomi dan menjadi sistem ekonomi campuran.

Filipina

Sistem ekonomi yang digunakan di Filipina adalah sistem ekonomi campuran. Pemerintah mengatur kegiatan ekonomi swasta dengan tujuan agar Filipina dapat berpindah dari perekonomian yang mengedepankan agrikultur menjadi perekonomian yang mengedepankan sektor manufaktur dan jasa.

Malaysia

Malaysia mencampurkan dua sistem ekonomi yang mereka sebut dengan sistem ekonomi sara diri dan sistem ekonomi komersial. Sistem ekonomi sara diri maksudnya adalah pemenuhan kebutuhan sehari-hari melalui bercocok tanam, berkebun, dan perikanan. Jika ada kelebihan produksi baru akan dijual di pasar. Sedangkan sistem ekonomi komersial merujuk pada sistem ekonomi yang mengedepankan investasi asing dan penanaman modal.

Penegasan ulang

Sejatinya, negara-negara yang termasuk ke dalam GNB atau Gerakan Non-Blok lebih memilih untuk memakai sistem ekonomi campuran. Negara-negara seperti Indonesia, Malaysia, India, Filipina, dan Malaysia lebih memilih untuk mencampurkan gerakan ekonomi yang dilakukan pemerintah dan swasta demi terciptanya kemakmuran masyarakat.

Selain negara-negara di atas, masih terdapat negara lainnya yang mengadopsi sistem ekonomi campuran seperti antara lain; Islandia, Swedia, Inggris, Perancis, dan lainnya. Pada negara yang menganut sistem ekonomi ini, akan ditemukan perusahaan swasta dan perusahaan milik negara yang keduanya bersama-sama menggerakan perekonomian.

Contoh Teks Eksposisi tentang Negara Sistem Ekonomi Campuran

Struktur Teks Eksposisi

Ciri-Ciri Teks Eksposisi

Sekarang, kita beralih ke pembahasan mengenai ciri-ciri dari teks yang satu ini. Memangnya, apa saja, sih, ciri-cirinya?

  • Berisi informasi dan pengetahuan

Ciri-ciri teks eksposisi yang pertama adalah mengandung informasi dan pengetahuan yang dapat diserap oleh para pembaca.

Kita bisa mengambil contoh artikel di atas untuk membuktikan bahwa itu benar-benar teks eksposisi. Indonesia, Filipina, India, dan Malaysia adalah contoh-contoh negara yang menganut sistem ekonomi campuran. 

Kandungan informasi tersebut mencirikan bahwa teks yang telah elo baca merupakan teks eksposisi.

  • Bentuk penulisan yang lugas, padat, singkat, dan jelas

Untuk yang satu ini sepertinya butuh pemahaman yang lebih mendalam, guys. Lugas berarti hanya menyampaikan hal-hal yang diperlukan saja. 

Karenanya, tulisan di atas memiliki ciri teks eksposisi. Penulisannya dilakukan dengan singkat dan tidak keluar dari topik pembahasan.

  • Menggunakan bahasa yang baku

Bahasa yang digunakan oleh penulis bukanlah bahasa gaul. Kosa kata yang dipilih merupakan bahasa yang sifatnya santai dan bisa dipahami. 

  • Bersifat objektif dan tidak memihak

Buat elo yang ingin menulis teks eksposisi, poin ini harus diperhatikan baik-baik. Elo tidak bisa memasukkan opini yang bisa menggiring opini pembaca nantinya. Teks eksposisi hanya berisikan informasi saja. Hanya informasi, tanpa opini dan pendapat pribadi. 

Unsur-Unsur Teks Eksposisi

Pola Teks Eksposisi

Selanjutnya kita bahas pola teks eksposisi yang biasanya dipakai oleh para penulis.

Pola umum khusus (Deduktif)

Menulis menggunakan pola ini berarti elo mengawali tulisan dengan ide-ide dasar terlebih dahulu. 

Misalkan, dalam tulisan di atas diawali dengan penjelasan apa itu sistem ekonomi campuran. Baru kemudian dilanjutkan dengan negara-negara mana saja yang menggunakan sistem tersebut.  

Pola khusus umum (Induktif)

Pola ini diawali dengan penjabaran detail-detail baru kemudian diteruskan dengan hal-hal yang sifatnya umum. 

Misalkan, elo mengulas profil seorang petani sawit. Di awal tulisan, elo bisa membahas siapa nama petani tersebut, dulu sekolah di mana, hobinya apa, dan lain sebagainya. 

Setelah itu, elo melanjutkannya dengan membicarakan apa itu petani sawit dan kegiatannya. 

Pola ilustrasi

Ilustrasi yang ada dalam pola ini ditujukan untuk memudahkan pembaca dalam menangkap maksud dari penulis. 

Terutama, kalau elo membicarakan sesuatu yang cukup berat dan akan membingungkan pembaca jika tidak didukung oleh ilustrasi, misalnya ekspor ketela Indonesia tahun 2011-2017. 

Pola perbandingan

Komparasi atau perbandingan yang dimaksudkan di sini berarti tulisan yang elo buat membutuhkan adanya suatu perbandingan supaya maksud dari tulisan elo bisa ditangkap. 

Contohnya adalah saat elo ingin memperlihatkan keunggulan Indonesia. Jika tidak ada perbandingan, akan cukup sulit untuk membuktikan bahwa Indonesia benar-benar unggul dalam suatu hal dibandingkan dengan negara lain. 

Pola teks eksposisi ini membutuhkan dua hal yang bisa dibandingkan sehingga mudah dipahami oleh pembaca.

Itu dia penjelasan singkat mengenai materi eksposisi yang bisa Sobat Nomortogelhariini pelajari. Sejatinya, dalam teks eksposisi penulis pasti meletakkan ide pokok pada paragraf awal. 

Paragraf eksposisi dapat ditulis dalam beberapa bentuk seperti esai, tajuk rencana atau teks editorial, dan tanggapan kritis. 

Dikarenakan jenis teks ini harus berdasarkan data/fakta yang benar-benar ada, penggunaan referensi sumber tulisan sangatlah vital. Ingat, pastikan sumber yang elo gunakan adalah benar sehingga tidak turut menjadi tukang sebar hoax. 

Untuk belajar teks eksposisi melalui video pembelajaran, Sobat Nomortogelhariini bisa langsung klik materinya di bawah ini, ya!

belajar materi teks eksposisi bahasa indonesia kelas 10 di zenius

Baca Juga Artikel Lainnya:

Materi Teks Editorial

Originally published: November 22, 2019
Updated by: Maulana Adieb

Diposting oleh: nomortogelhariini.net

Kategori: Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button

Bạn đang dùng trình chặn quảng cáo!

Bạn đang dùng trình chặn quảng cáo!