Pendidikan

Kenapa yah Belajar Kerasa Jadi Beban?

Semua anak pasti pernah malas belajar. Sebetulnya ada cara untuk menikmati belajar. Dengan mengubah mindset belajar bisa berubah dari beban menjadi hiburan.

“Cihuuy.. Liburan telah tibaa, Guys..!! Lupakan semua ujiaaan, nggak ada lagi yang namanya PR setumpuk, nggak ada lagi tugas kelompok yang rempong, nggak perlu lagi takut ada Quiz mendadak… Sekarang, saatnya kita semua maiiin! Lempar semua buku pelajaran dan catetan ke gudang, kalo perlu bakar aja tuh semua buku pelajaran.. Ngeliatnya aja udah bikin gua muak!”

Hehehe… Kira-kira ada di antara lo yang ngerasain hal yang mirip sama kata-kata di atas? Well, liburan emang udah tiba. Bulan puasa udah dimulai, saatnya kumpul asik bukber bareng temen2, saatnya nonton semua pertandingan Piala Dunia yang masih tersisa, dan melakukan kegiatan menyenangkan lainnya. Tapi, sebelum lo kabur buat berlibur, gua mau kita sama2 refleksi dulu sedikit tentang gimana sih lo ngelewatin satu tahun ajaran ini..

Kalo lo lihat lagi kata-kata di atas, coba lo renungkan lagi.. sebenernya selama satu tahun ajaran ini, apakah lo ngerasa kalo belajar itu adalah sebuah beban yang amat berat? Seperti sebuah tugas wajib yang harus lo jalani atas nama status sosial lo sebagai seorang pelajar? Akhirnya, belajar itu rasanya jadi sebuah pertempuran sengit yang melelahkan, sehingga sekarang tiba saatnya lo merayakan keberhasilan lo bertahan dari seluruh gempuran ulangan, tugas , quiz, PR, ujian semester, dan sebagainya.

Menonton: Kenapa yah Belajar Kerasa Jadi Beban?

Yaah... dugaan gua sih, nggak sedikit dari lo yang baca artikel ini ngerasa kayak gitu. Emang sistem pendidikan di Indonesia saat ini cenderung membuat siswa malah jadi nggak bisa menikmati proses belajar. Sampai-sampai, tanpa sadar, tercipta sebuah paradigma di dalam pikiran para pelajar bahwa:

Belajar = Beban | Main = Hiburan

Belajar itu adalah beban hidup seorang pelajar. Seolah-olah hidup itu adalah untuk baca buku cetak, nyatet pembahasan guru di kelas, bikin ringkasan, hafalin rumus, bikin tugas, kerjain ujian dengan optimal.. Nah, setelah kita menyelesaikan kewajiban itu, baru deh saatnya kita bisa main dan menikmati hidup!

Naah.. disini nih gua baru ngerasa ada sebuah TANTANGAN BARU dalam hidup gue! Mulai saat itu, gua coba untuk membuka gagasan lama dengan mengubah paradigma berpikir gua dalam belajar. Di Semester 2 kuliah, gua bertekad untuk PUASA MAIN VIDEO GAME selama 6 bulan!

Instead, gua mencoba untuk mengasumsikan dalam pikiran gua, bahwa semua proses belajar di semester 2 kuliah gue adalah sebuah TANTANGAN GAME terbaru yang perlu gua lewati !

Dalam sekejap, gua memandang setiap mata kuliah ibarat monster-monster kuat yang perlu gua taklukan! Di mana untuk bisa mengalahkan monster itu, gua harus mencoba sesuatu yang lebih daripada sekedar mencatat dan menghafal apa yang diajarkan dosen di kelas. Gua mulai rajin datang ke perpustakaan untuk belajar dari berbagai sumber di luar buku teks wajib, gua mulai sering-sering nanya dan berdiskusi sama kakak kelas. Entah kesambet jin darimana, tiba-tiba gua jadi keasikan banget buat ngulik semua materi kuliah dari internet sampai bener-bener lupa waktu! Dengan mengubah mind-set seperti itu, gua jadi melihat proses belajar jadi sesuatu yang ASIK banget buat ditelusuri.

Sejak saat itu, setiap tugas dan quiz mendadak gua anggep sebagai monster-monster kecil yang perlu gua kalahin buat dapet experience point! Setiap kali gua ngerti sesuatu, gua merasakan kepuasan yang sama seperti gua baru aja naik level dan unlock skill point baru! Ibarat dalam game, gua selalu berambisi untuk meningkatkan level kekuatan character avatar yang gua ciptakan supaya kan makin jago. Mulai saat itu, gua menganggap bahwa diri gua sendiri adalah sosok avatar dalam game, yang pastinya pengen gua tingkatkan skill, ability, item, weapon, armor dan experience supaya jadi sosok yang kuat dan gak bisa dianggap remeh oleh avatar-avatar lainnya!

Kuliah di semester 2 itu mengubah hidup gue dan pandangan gue dalam belajar. Gua jadi enjoy banget dalam menikmati proses belajar. Gua jadi terus penasaran sama banyak hal dalam disiplin ilmu yang gue tekuni, sekaligus merasa tertantang untuk terus mengetahui hal baru! Belakangan gua baru tau kalo apa yang gua alami ini ada istilahnya, namanya GAMIFICATION. Jadi premisnya adalah upaya untuk melihat segala sesuatu dari paradigma seorang gamer, dan kebetulan banget gua tanpa sadar mempraktekan hal tersebut dalam proses belajar gue.

Selain itu, ada satu hal yang gua sadari  jadi penyebab kenapa sering banget kita susah menikmati proses belajar itu karena pengertian kita dari kata “belajar” itu banyak yang keliru di Indonesia. Kalo dalam Bahasa Inggris, “belajar” itu bisa disebut dengan 2 istilah yaitu STUDY dan LEARN. Bedanya apa?

  • STUDYING adalah proses belajar untuk tujuan akademis
  • LEARNING adalah proses belajar untuk memahami hal baru, mengasah kemampuan, serta mengevaluasi pemahaman kita

Nah, baru deh gua sadar kalo selama ini yang gua lakuin di masa SMA itu cuma sebatas STUDYING – sedangkan apa yang gua lakukan di semester 2 kuliah adalah LEARNING! Sejak saat itu gua menemukan jawaban dari pertanyaan gua selama ini, bahwa BELAJAR itu bisa DINIKMATI asal kita mau untuk merubah paradigma berpikir kita, mau mengubah mindset kita.

Jangan jadiin belajar itu sebagai BEBAN, bayangin ilmu pengetahuan itu adalah TANTANGAN BESAR yang penuh MISTERI. Bikin avatar diri lo semakin keren seperti semangat gue waktu main game untuk terus PENASARAN sama banyak hal baru, untuk terus mengasah kemampuan kita jadi lebih baik, serta terus mengevaluasi paradigma berpikir kita. Jadiin disiplin bidang yang lo tekuni jadi bagian dari IDENTITAS lo yang akan lo banggakan kelak.. dan yang terakhir, jangan lupa untuk mengevaluasi proses belajar lo. Sebab dengan begitu, lo memberikan REWARD dalam proses belajar lo, dan itu akan membuat lo punya TUJUAN untuk jadi lebih baik dari sebelumnya. Itulah kunci gimana caranya menikmati proses belajar! 🙂

Ngomong-ngomong, Indeks Prestasi kuliah gue apa kabar? Well, tentunya jauh meningkat daripada semester 1, dan itu terus berkelanjutan hingga gua berhasil lulus S1 dengan predikat sangat memuaskan. Not bad at all kan? Dari situ gua mulai percaya bahwa ternyata semakin gua belajar (baca : LEARNING) malah justru nilai prestasi akademis gua juga semakin baik. So, segala hal memang kalo dinikmati akan jauh lebih baik hasilnya daripada didorong dari beban dan rasa takut! 😉

Anyway, perubahan paradigma ini rupanya nggak cuma ngebantu gue dalam mendapatkan prestasi yang cukup baik dalam dunia akademis doang, tapi juga dalam proses gua belajar dalam banyak hal lain! Termasuk juga dalam aktivitas gua sekarang di dunia kerja.

Seperti yang lo pasti udah tau, sekarang ini gua kerja di zenius sebagai seorang marketer. Artinya, gua bertanggung jawab untuk memahami apa yang diinginkan customer maupun calon customer, serta berupaya untuk menghadirkan hal itu semua untuk mereka. Indikator keberhasilan seorang marketer seperti gue ada banyak macem, seperti contohnya target revenue yang tercapai, growth market yang terus bertambah, jumlah traffic ke website zenius.net terus meningkat, menghadirkan artikel blog yang berkualitas, serta memastikan bahwa seluruh customer bisa mendapatkan produk zenius dengan cara yang praktis dan mudah. Dengan banyak indikator keberhasilan itu, gua juga dibatasi dengan adanya budget dalam jumlah yang terbatas, baik itu berupa uang, jumlah pekerja, waktu, dan juga tenaga.. dan gua harus memastikan bahwa semua target marketing tercapai dengan budget yang disediakan. Itulah PEKERJAAN gue di zenius.

Tapi yah, selama gua kerja di Nomortogelhariini. Gua gak pernah ngerasa TERBEBANI dalam tanggung-jawab pekerjaan! Kenapa? Percaya atau enggak, sebenernya kuncinya adalah karena gua juga selalu memandang kerjaan gua di zenius itu seperti gua sedang main GAME! Hehehe.. Seriously, gua gak cuma memandang BELAJAR as a game, tapi juga kerjaan gua di Nomortogelhariini lho.. Dari tanggung jawab gua sebagai marketing, tentu ada target revenue yang harus dicapai, ada target market growth, traffic website, dll… dan untuk mencapai itu semua gua melihat TANTANGAN gimana caranya supaya resource yang gua miliki itu bisa efektif sekaligus efisien! Dari mulai gimana gua bisa membuat advertising yang efektif dengan harga yang murah, gimana caranya supaya social media zenius bisa efektif untuk meningkatkan brand awareness, dan gimana strateginya supaya zenius yang tadinya belum banyak diketahui jadi memiliki market share yang udah rada lumayan seperti sekarang.

So, melalui artikel kali ini, gua cuma mau sharing ke lo semua bahwa hanya dengan sedikit mengubah paradigma dan mindset dalam pikiran kita, ternyata kita bener-bener bisa nikmatin hidup dengan lebih enteng tanpa beban, lho! Inilah, kenapa gua selalu bilang JANGAN PERNAH maksain ke jurusan yang NGGAK membuat lo merasa tertantang dan nggak bikin lo penasaran.. Karena belajar itu bukanlah beban tapi justru harus bisa dinikmati! That’s a secret I have learned, semoga bermanfaat! Buat yang mau ngobrol sama gue, langsung aja tinggalin comment di bawah artikel ini, okei? 😉

~Life is just a Playground or Nothing!~

=========CATATAN EDITOR=========

Buat yang mau ngobrol sama Glenn tentang tips belajar maupun dunia gaming, bisa langsung tinggalin comment di bawah artikel ini.

Diposting oleh: nomortogelhariini.net

Kategori: Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button

Bạn đang dùng trình chặn quảng cáo!

Bạn đang dùng trình chặn quảng cáo!