Pendidikan

Christopher Columbus: Penemu Benua Amerika, Memang Iya?

Hai pembaca Blog Nomortogelhariini! Kalian tau kan benua Amerika, kan? Atau mungkin ada dari kalian yang sudah pernah mengunjungi Negara di benua Amerika?

Kemegahan dan kesuksesan benua Amerika tidak terlepas dari seorang penjelajah yang ratusan tahun lalu dianggap berhasil menemukan benua Amerika, yaitu Christopher Columbus. Sampai sekarang pun, banyak yang menganggap bahwa Colombus adalah penemu benua Amerika.

Benua Amerika yang dianggap ditemukan oleh Columbus
Peta Benua Amerika. Sumber: Dreamstime

Menonton: Christopher Columbus: Penemu Benua Amerika, Memang Iya?

Memangnya betul Chistopher Columbus itu orang yang menemukan benua Amerika?

Memangnya Columbus ngapain, sih, kok bisa tiba-tiba nemu sebuah benua?

Nah di artikel kali ini yuk kita bahas siapa sih Christopher Columbus itu, hal-hal apa aja yang dia lakuin sampe bisa menjelajah sampai ke benua Amerika dan apa saja penemuan serta karya-karya Columbus?

Check it out!

Siapa Itu Christopher Columbus?

Christopher Columbus: Penemu Benua Amerika, Memang Iya? 50
Christopher Columbus

Christopher Columbus adalah seorang penjelajah dan ahli navigasi asal Italia. Columbus menjelajahi Amerika atas nama Spanyol. Sampai sekarang, banyak orang yang menganggap Columbus sebagai penemu benua Amerika atau penemu ‘new world’, tetapi ternyata hal ini tidak sepenuhnya benar.

Mengapa demikian?

Karena ternyata kaum Viking seperti Leif Eriksson mengklaim bahwa mereka sudah pernah mengunjungi Amerika Utara berabad-abad sebelum Columbus ‘katanya’ menemukan benua tersebut. Bahkan, suku-suku asli Amerika pun megklaim telah tinggal di benua Amerika selama berabad-abad sebelum Viking tiba.

Perjalanan Columbus melintasi Atlantik juga membuka jalan bagi penjajah Eropa untuk mengeksploitasi Amerika.

Masa Kecil Dan Perjalanan Hidup Colombus

Karena Columbus hidup ratusan tahun yang lalu, dan pada saat itu media pastinya masih sangat terbatas, hal-hal tentang kehidupan awal Columbus tidak banyak diketahui dan tidak akurat kebenarannya. Sebagian besar ahli mengutip bukti kehidupan Columbus dari buku-buku karyanya dan dokumen arsip dari Genoa dan Savona, dari situ mereka percaya bahwa Christopher Columbus, atau dalam bahasa Spanyol Kristofer Columbo, lahir di Genoa, Italia pada tahun 1451 dan merupakan putra tertua dari Domenico Colombo, seorang pekerja dan pedagang benang wol di Genoa, dan Susanna Fontanarossa, istrinya.

Ketika Columbus masih remaja, ia mendapat pekerjaan di kapal dagang. Semenjak itu ia senang bekerja di lautan, sampai pada tahun 1476, saat sedang berlayar ke utara dari pantai Portugis, sekelompok bajak laut Prancis menyerang kapalnya. Kapal Columbus dibakar dan tenggelam, tetapi untungnya Columbus berhasil selamat dan berenang ke daratan dengan secarik kayu, lalu berjalan kaki ke kota Lisbon bersama saudaranya, Bartholomew.

Di Lisbon, Columbus dan Bartholomew keduanya dipekerjakan sebagai pembuat grafik, tetapi memang pada dasarnya berjiwa pelaut, ia akhirnya belajar matematika, astronomi, kartografi dan navigasi di sana.

Saat Columbus berusia 26 tahun (tahun 1477), ia berlayar ke banyak tempat, beberapanya adalah Laut Aegea, Eropa Utara, Islandia, dan Irlandia dengan beberapa pedagang laut, sampai 2 tahun kemudian, di tahun 1479, Columbus balik ke Lisbon dan bertemu Bartholomew lagi. Pada saat itu Bartholomew bekerja sebagai pembuat peta. Di tahun yang sama, Columbus bertemu dan menikahi seorang wanita bernama Filipa Moniz Perestrello, lalu satu tahun kemudian, anak pertama Columbus bernama Diego lahir. 

Di tahun 1482, Columbus melakukan perjalanan melalui laut ke Sao Jorge dan Mina (benteng portugis) dan selama perjalanan, ia belajar navigasi portugis dan mendalami sistem mata angin Laut Atlantik sampai ia pulang lagi ke Lisbon. Columbus, istri, dan anaknya tinggal di Lisbon selama 6 tahun, sampai tahun 1485, istri Columbus meninggal di sana. 

Setelah istrinya meninggal, di tahun 1486, Columbus dan anaknya, Diego pindah ke Spanyol. Di Spanyol, pada tahun 1488, Columbus memiliki putra kedua bernama Fernando yang lahir di luar nikah dengan Beatriz Enriquez de Arana.

Christopher Columbus: Penemu Benua Amerika, Memang Iya? 51
Columbus dan anak-anaknya, Diego dan Fernando.

Columbus Dan Benua Amerika

Setelah Columbus pindah ke Spanyol di tahun 1486, Columbus mulai mencoba untuk mengeksplorasi rute perdagangan barat. Columbus percaya bahwa bumi itu bulat dan sebuah kapal bisa mencapai Timur bumi. Columbus mengatur rute perdagangan di Asia dengan berlayar ke barat, juga berpartisipasi dalam beberapa ekspedisi ke Afrika. Karena itu, Columbus belajar pengetahuan dalam tentang arus dan mata angin Atlantik yang mengalir ke timur dan barat dari Kepulauan Canary, Spanyol.

Pulau-pulau Asia di dekat China dan India terkenal karena rempah-rempah dan emas mereka, menjadikannya tujuan yang menarik bagi orang Eropa, namun rute perdagangan melalui Timur Tengah yang didominasi oleh Muslim membuat perjalanan ke timur menjadi sulit.  Akhirnya Columbus merancang rute untuk berlayar ke barat melintasi Atlantik untuk mencapai Asia, ia percaya itu akan lebih cepat dan lebih aman. Di situ, Columbus memperkirakan jarak dari Kepulauan Canary ke Asia, tepatnya Jepang adalah sekitar 3,700 Km.

Banyak ahli yang tidak setuju dengan Colombus. Mereka percaya bahwa keliling bumi adalah 40,000 kilometer, yang berarti jarak dari Kepulauan Canary dan Jepang yaitu 19,600 kilometer. Namun, terlepas dari perselisihan mereka dengan Columbus mengenai masalah jarak, mereka setuju bahwa perjalanan ke arah barat dari Eropa akan menjadi rute air yang tidak terputus. Columbus mengajukan ke raja Portugis untuk melayarkan 3 kapal untuk melintasi Atlantik, kemudian ke Genoa dan ke Venesia. Namun, ia ditolak.

Pada Agustus 1492, Columbus dan krunya berlayar dari Spanyol dengan tiga kapal, yaitu kapal Niña, Pinta dan Santa Maria.

Christopher Columbus: Penemu Benua Amerika, Memang Iya? 52
Kapal Columbus dan krunya yang berlayar pada 1492.

2 setengah bulan kemudian, kapal-kapal itu mendarat — bukan di Hindia Timur, seperti yang diasumsikan Columbus, tetapi di San Salvador, salah satu pulau Bahama.

Christopher Columbus: Penemu Benua Amerika, Memang Iya? 53
Columbus dan krunya mendarat pada 1492.

Di sana, krunya bertemu dengan sekelompok penduduk asli yang ramah dan terbuka untuk berdagang dengan para pelaut, bertukar perhiasan kaca, kapas, burung, dan tombak. Orang-orang Eropa juga melihat potongan-potongan emas yang dikenakan penduduk asli untuk perhiasan. 

Columbus dan anak buahnya melanjutkan perjalanan mereka, mengunjungi pulau Kuba (yang menurutnya adalah daratan Cina) dan Hispaniola (sekarang Haiti dan Republik Dominika, yang pada saat itu menurut Columbus adalah Jepang) dan bertemu dengan para penduduk asli.

Selama berbulan-bulan Columbus berlayar dari pulau ke pulau, yang sekarang kita kenal dengan The Carribean (mencari emas, perak, mutiara, rempah, dan barang dagangan), ia berangkat pulang ke Spanyol.

Pada September 1493, Columbus berlayar pada ekspedisi keduanya dan menjelajahi lebih banyak pulau di Samudra Karibia. Setibanya di Hispaniola, Columbus dan krunya menemukan pemukiman di Hispanola telah dihancurkan dan semua pelaut dibantai.

Akhirnya, Columbus meninggalkan krunya dan memperbudak penduduk asli untuk membangun kembali pemukiman Hispaniola.

Christopher Columbus: Penemu Benua Amerika, Memang Iya? 54

Columbus melanjutkan berlayar untuk mencari dan mengeksplorasi emas dan harta lainnya karena ia menjanjikan kekayaan materi kepada raja-raja spanyol dari ekspedisinya, namun pada akhirnya hasilnya nihil. Karena merasa bersalah, ia mengganti materi yang dijanjikan dengan ratusan orang untuk diperbudak. 

Pada bulan Mei 1498, Columbus berlayar ke barat melintasi Atlantik untuk ketiga kalinya. Dia mendarat di daratan Amerika Selatan sebelum kembali ke pemukiman Hispaniola yang naas, di mana para kolonis telah melakukan pemberontakan berdarah. Kondisinya sangat hancur sehingga pihak berwenang Spanyol harus mengirim pengurus baru untuk mengambil alih. Sementara itu, penduduk asli Taino dipaksa untuk mencari emas dan bekerja di perkebunan. Karena itu, Christopher Columbus ditangkap dan kembali ke Spanyol.

Pada tahun 1502, Columbus dibebaskan dari tuduhan. Columbus yang sudah tua membujuk petinggi Spanyol untuk mengizinkan dan membiayai satu ekspedisi lagi melintasi Atlantik. Kali ini, Columbus berhasil sampai di Panama, di mana ia harus meninggalkan dua dari empat kapalnya akibat badai dan perselisihan antar penduduk asli. Dengan tangan kosong, Columbus kembali ke Spanyol dengan sia sia, sampai pada akhirnya ia meninggal di tahun 1506.

Penutup

Jadi, intinya Columbus itu penemu Amerika bukan?

Secara teknis, Christopher Columbus tidak “menemukan” Benua Amerika, ia juga bukan orang pertama yang mengunjungi “New World“. 

Namun, perjalanan Columbus menjadi pembuka pertama eksplorasi dan eksploitasi di benua Amerika.

The Columbian Exchange memindahkan orang, hewan, makanan ke luar benua, lalu gandum dari The Old World menjadi makanan pokok Amerika, kopi Afrika dan tebu Asia menjadi tanaman di Amerika Latin, sementara makanan Amerika seperti jagung, tomat dan kentang diperkenalkan ke Eropa. 

Dengan begitu, Columbus memiliki warisan kontroversial – ia dikenang sebagai penjelajah berani dan melanggar jalan yang mengubah dunia, namun tindakannya juga melepaskan perubahan yang pada akhirnya akan menghancurkan penduduk asli ia dan rekan-rekan penjelajah ditemui.

Baca juga artikel tokoh lainnya!

Diposting oleh: nomortogelhariini.net

Kategori: Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button

Bạn đang dùng trình chặn quảng cáo!

Bạn đang dùng trình chặn quảng cáo!